Kegiatan Napak Tilas Widyakarya STSN

operator 24 Februari 2020 10:16:10 Berita Desa

Pada hari Sabtu, 22 Februari 2020 Sekolah Sandi Negara menyelenggarakan kegiatan Napak Tilas. Napak tilas dimulai pukul 08.00 WIB. Diawali dari simpang empat Dekso menuju Rumas Markas Gerilya TB Simatupang di pedukuhan Kaliwunglon Kalurahan Bnjarsari, Kapanewon Samigaluh. Rute yang dilalui melewati medan pegunungan berbatu dengan kontur terjal.

Napak tilas sendiri adalah dari basa jawa. Napak dari kata tapak yaitu bekas kaki sedangkan tilas artinya bekas dari seseorang. Jadi napak tilas ialah bekas/jejak seseorang yang pernah berbuat sesuatu ditempat itu. Contoh napak tilas yaitu perjuangan panglima Sudirman, ketika beliau melawan Belanda dengan ditandu bergerak dari Kediri kebajulan penuh semangat. Hal tersebut dilakukan setahun sekali tiap bulan tertentu, dengan melewati jalan setapak, sungai maupun lembah yang dilewati panglima Sudirman hanya berjalan kaki dengan rombongannya melawan penjajah Belanda disitu dan diharapkan adalah nilai kegigihan para pejuang pahlawan bangsa sehingga dapat generasi penerus akan meniru semangat tersebut

Markas yang digunakan pada saat perang kemerdekaan, disebutkan pula pada pertengahan bulan januari 1949 Mayor Gani di pos MBKD Dekso mengantar TB Simatupang ke rumah Karyo Utomo yang pada waktu itu menjadi Dukuh Kaliwunglon, Kalurahan Banjarsari, Kapenewon Samigaluh di wilayah Banaran. Markas tersebut dijadikan tempat tinggal sementara dan sekaligus Kantor Staf Angkatan Perang selama berlangsungnya perang rakyat (Perang Kemerdekaan II 1948 – 1949) . Di markas tersebut dilakukan pembahasan kondisi perang dan berbagai informasi dari radiogram, surat kabar, dan berita dari radio.  Di dekat Sungai Tinalih tidak jauh dari markas itu  ada tempat pemancar untuk menyiarkan komunike-komunike dari bagian penerangan staf angkatan perang, dan sebagai komandan aktivitas tersebut adalah MT. Haryono.

Napak Tilas dilakukan 150 mahasiswa dari Sekolah Sandi Negara Jakarta dengan membagi menjadi beberapa kelompok. Tiap kelompok beranggotakan 10 orang dan setiap kelompok mempunyai nama masing-masing sebagai identitas dan membawa bendera sebagai symbol kelompok tersebut. Setiap kelompok yang sampai dilokasi harus melakukan perkenalan kelompok mereka serta menampilkan yel-yel kelompok masing-masing. Dan setelah itu para anggota kelompok dipersilahkan beristirahat dan menikmati hindangan yang telah disiapkan.

Pukul 11.30 WIB semua kelompok sampai di Rumah Markas Gerilya TB Simatupang. Setelah semua berkumpul maka dilaksanakan Apel Pengukuhan Anggota Napak Tilas. Kemudian para peserta Napak Tilas di bubarkan menuju Rumah Sandi di pedukuhan Dukuh Kalurahan Purwoharjo Kapanewon Samigaluh. Dan para peserta beristirahat dan makan siang disana, sebelum kembali kepenginapan dan kembali ke Jakarta.

Napak tilas yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa ini, untuk mengenang jalur perjuangan pahlawan saat terjadi penjajahan Belanda. Mampu menghayati bagaimana masa perjuangan masa-masa sulit, para pahlawan berpeluh bergerilya menelusuri hutan, melawan para penjajah, adanya harapan untuk Merdeka di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Dan mendapatkan pengetahuan baru bahwa bagi anak muda berjiwa  nasionalisme itu perlu, jujur, serta rendah hati dalam menerima tantangan, dan saling kerja sama antar kelompok.

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Wilayah Kalurahan

Aparatur Kalurahan

Sinergi Program

Komentar Terkini

Info Media Sosial

Facebook

Lokasi Kantor Kalurahan

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung